hari ini cuma ada satu mata kuliah, pagi pula, jam 7 sampi jam 9, habis itu kosong...
kuliahnya material teknik dan dosennya menjelaskan soal sifat2 material yang ditentukan oleh doesn penyusunnya. tadinya gw ga begitu tertarik sampai tiba2 dia mengucapkan kalimat bagus. "yang kayak gini memang haru dimengerti pakai iman. Karena kita ga bisa melihatnya,,"
Dan memang benar. mungkin sering ga disadari tapi banyak hal yang selama ini kita pelajar berdasarkan iman. menerima sesuatu tanpa pernah melihat atau mengalaminya langsung,, jadi ketika kita belajar, kita beriman kepada dosen atau gurunya, yakin seratus persen kalu dia itu emang 'top abis dah',, atau kalo dosen. gurunyanya bukan dosenyang 'top abis dah', ya tinggal beriman kepada buku2, google, yahoo! atau apa aja yang diyakini memberikan informasi yang benar..
Dan hal ini membuat gw tergoda untuk berpikir.. gimana kalo ternyata semuanya salah, gimana kalo beberapa hal krusial yang selama ini diyakini benar adalah sebuah hasil manipulasi, namun karena kita tetap beriman, kita ga mempermasalahkannya? ya, misalnya kan bisa aja kalo ada yang dimanipulasi.. Misalnya aja sebenarnya atom itu bukan cuma proton, neutron, dan elektron.. atau bisa aja atom itu hanya sebuah rekayasa.. semua bisa aja kana, soalnya kita ga pernah ngelihat langsung,,
hahahaha,,, jadi inget film matriks.. atau film2 lainnya yang bercerita tentang konspirasi, manipulasi atau apa pun itulah yang didasari pada iman...
gw ga ngomongin agama ya.. iman kan emang cenderung dikaitkan dengan agama, padahal kan enggak juga.. masalhanya, kalau di agama, iman memang mau ga mau menjadi satu2nya alasan untuk percaya, karena kan dari masa lalu. apa bener yesus dulu disalib, musa membelah laut, smeua itu kan kejadian masa lalau, ya pake iman buat menerimanya. Tapi kalo buat hal2 lain, iman itu satu dari banyak alasan untuk percaya. Anak sd yang ga pernah ngelihat ulat jadi kepompong terus jadi kupu2 kan mempercayainya berdasarkan iman pada mama papanya, gurunya, dan buku2 yang dia baca. Tapi anak sd yang udah pernah ngelihat ulat-kepompong kupu2 tentu percaya karena memang itulah yang terjadi...
terus kalo dibilang iman yang kuat berarti apa? percaya begitu saja dan yakin seyakin2nya akan sesuatu hal? tanpa perlu bukti? tanpa perlu alasan2 logis? itu kan ga sesuai dengan nilai2 ilmiah yang harusnya dipegang insan akademis,,
ahahaha...
namanya juga pikiran penuh godaan.. hehehe..
Recent Comments